VIONA GRAFIKA


 

Chandra Abdul Gani Ungkap Gelombang Perpindahan Politisi ke PAN Dumai Perkaya Khazanah Silaturahmi Politik

 Chandra Abdul Gani alias Ichan Ag



PORTALKEKINIAN.COM - Dinamika politik Kota Dumai menunjukkan geliat tersendiri di awal tahun 2026 pasca pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Amanat Nasional (PAN). Sejumlah politisi lintas partai dikabarkan mulai membangun komunikasi dan menjajaki peluang untuk bergabung dengan PAN Dumai di bawah kepemimpinan Ketua DPD PAN Dumai, dr. H. Sunaryo.

Tokoh masyarakat Kota Dumai, Chandra Abdul Gani alias Ichan, membenarkan adanya peningkatan intensitas komunikasi politik antara PAN Dumai dengan sejumlah politisi dan tokoh masyarakat. Ia menilai fenomena tersebut sebagai bagian dari dinamika demokrasi yang sehat dan wajar.

“Memang ada beberapa politisi dan tokoh masyarakat yang menyampaikan niat serta ketertarikan untuk bergabung dengan PAN Dumai. Namun saat ini semuanya masih dalam tahap komunikasi dan konsolidasi,” ujar Chandra Abdul Gani kepada awak media, Jumat (2/1/26), di Kantor DPD PAN Dumai, Jalan Dock Yard, Kecamatan Dumai Barat.

Menurut Ichan, terpilihnya dr. Sunaryo sebagai Ketua DPD PAN Dumai membawa semangat baru dalam tubuh partai. Kepemimpinan Sunaryo dinilai menghadirkan suasana keterbukaan, kebersamaan, dan dialog politik yang inklusif.

“Saya memandang ini bukan semata soal perpindahan politik, melainkan bagian dari upaya memperkaya khazanah silaturahmi dan komunikasi antar tokoh di Kota Dumai. PAN Dumai membuka ruang dialog yang sehat dan konstruktif,” katanya.

Beberapa nama politisi yang disebut-sebut tengah menjalin komunikasi dengan PAN Dumai antara lain Jem Harapan, mantan Anggota DPRD Dumai dari Partai Hanura, serta Bunda Haslinar dan Sriwana, eks Anggota DPRD Dumai periode 2019–2024 dari Partai Nasional Demokrat (NasDem). Selain itu, terdapat pula politisi lain yang menyatakan optimisme terhadap masa depan politiknya bersama PAN.

Chandra Abdul Gani menegaskan, seluruh proses komunikasi dan konsolidasi tersebut tetap mengedepankan mekanisme organisasi serta etika politik.

“Semua berjalan sesuai aturan dan tahapan yang berlaku. PAN Dumai mengutamakan proses yang matang dan tidak tergesa-gesa,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, dr. Sunaryo resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD PAN Dumai pasca Musda Serentak PAN Riau pada Sabtu 29 November 2025 lalu. Anggota DPRD Provinsi Riau tiga periode itu dikenal memiliki pengalaman politik yang panjang, termasuk pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Dumai periode 2005–2010.

Terkait berkembangnya isu pencalonan dr. Sunaryo pada Pilkada Dumai 2029, Chandra Abdul Gani mengimbau masyarakat untuk menyikapi berbagai dinamika politik secara bijak dan rasional.

Yang paling penting saat ini adalah menjaga kebersamaan serta mendorong kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Dumai, bukan terjebak pada spekulasi politik jangka panjang, tutup Ichan. (red/rgb)

Posting Komentar

0 Komentar