VIONA GRAFIKA


 

Plt Gubri SF Hariyanto: Jalan Berlubang Ancaman Nyata Keselamatan Pengguna Jalan

Foto: Plt. Gubernur Riau


PORTALKEKINIAN.COM - Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, kembali menegaskan pentingnya percepatan perbaikan jalan berlubang di sejumlah ruas Bumi Lancang Kuning. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak bukan hanya persoalan infrastruktur, tetapi juga menyangkut langsung keselamatan nyawa masyarakat pengguna jalan.

Saat meninjau kondisi jalan yang mengalami kerusakan, Plt Gubernur SF Hariyanto mengungkapkan keprihatinannya terhadap potensi kecelakaan lalu lintas akibat lubang jalan yang dibiarkan terlalu lama. Ia menilai, risiko tersebut sangat nyata dan tidak boleh dianggap sepele.

“Jalan berlubang seperti ini bisa menjadi faktor kecelakaan. Coba disaat orang mengendarai motor ingin menghindar, kemudian malah ditabrak mobil itu bisa meninggal,” kata Plt Gubri SF Hariyanto, saat meninjau jalan lintas Siak-Pekanbaru, Selasa (06/01/2026).

Dijelaskan, tidak ingin menunggu hingga jatuh korban jiwa baru kemudian bertindak. Menurutnya, langkah pencegahan harus dilakukan dari sekarang dengan mempercepat proses perbaikan jalan di titik-titik rawan.

“Kita gak mau ada korban jiwa karena lubang jalan ini. Oleh karena itulah, kalau bisa dipercepat untuk nutup lubangnya. Saya minta tadi kepada Pak Kadis seluruh ruas (jalan provinsi),” jelasnya.

Plt Gubri SF Hariyanto juga menyoroti pola kerja yang selama ini dinilai kurang efektif. Ia meminta agar metode perbaikan disesuaikan dengan tingkat kerusakan jalan, sehingga waktu dan biaya dapat digunakan secara lebih efisien.

Mengingat pengalamannya di PUPR, ia mengaku memahami betul teknis perbaikan infrastruktur jalan. Diterangkan, banyak pekerjaan yang sebenarnya bisa diselesaikan dengan cara sederhana tanpa harus melalui proses yang rumit.

“Saya dulu staf juga di PU, jadi paham mengerjakan seperti ini. Kalau lubang kecil ya tinggal tutup saja jangan dibongkar,” terangnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa pembiaran terhadap lubang kecil justru akan menimbulkan persoalan yang lebih besar di kemudian hari. Menurutnya, kerusakan jalan yang tidak segera ditangani akan semakin melebar dan sulit diperbaiki.

“Umpama lubang kecil, gampang diperbaiki. Kalau sudah besar, inilah jadinya dibiarkan akhirnya besar. Biaya jadi mahal waktu pengerjaan juga panjang,” ungkapnya. (mcr/red)


Posting Komentar

0 Komentar