![]() |
| Pengamanan TNI–Polri di Jalinsum Sipirok–Tapanuli Utara yang amblas |
PORTALKEKINIAN.COM - Akses Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Sipirok - Tapanuli Utara di Dusun Pengkolan, Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, mengalami amblas sedalam sekitar tiga meter, pada Rabu (7/1/26), sehingga menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total.
Peristiwa amblasnya badan jalan tersebut terjadi di salah satu jalur utama penghubung antarwilayah di Sumatera Utara, yang mengakibatkan kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas di lokasi kejadian.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), IPTU James Sihombing, mengatakan bahwa personel TNI dan Polri langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan serta menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Pengamanan dilakukan sejak pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kami menempatkan personel di sekitar lokasi jalan amblas untuk mencegah kendaraan mendekat dan memastikan keamanan,” ujar IPTU James Sihombing.
Akibat kondisi jalan yang amblas sedalam sekitar tiga meter tersebut, Jalinsum Sipirok - Tapanuli Utara mengalami kemacetan total. Hingga saat ini, jalur tersebut belum dapat dilalui oleh kendaraan karena kondisi jalan yang belum memungkinkan untuk dilewati.
Sementara itu, pihak Pekerjaan Umum (PU) telah melakukan penanganan sementara dengan menimbun badan jalan menggunakan alat berat serta material batu, guna mempercepat pemulihan akses jalan yang terdampak bencana alam tersebut.
Pengamanan yang dilakukan aparat keamanan ini merupakan bagian dari operasi bantuan kemanusiaan, sekaligus wujud sinergi TNI dan Polri dalam mendukung proses penanganan dan pemulihan pascabencana.
Dengan adanya kejadian ini, aparat kepolisian mengimbau masyarakat serta para pengguna jalan agar tetap bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan, serta disarankan untuk mencari jalur alternatif hingga proses perbaikan jalan selesai dilakukan. (rh/red)






0 Komentar